Salah satu kata yang mudah diucapkan, seperti sabar dan ikhlas, tetapi sulit untuk dilakukan, yaitu istiqomah. Istiqomah dalam kata yang lain adalah continue atau konsisten. Istiqomah disini menuntut seseorang untuk terus menjaga keaktifan dalam suatu hal.
Secara bahasa istiqomah, masih satu derivasi dari kata 'aqim' yang berasal dari tiga huruf a-qaf-mim yang memiliki makna mendirikan.
Maka bukan suatu kebetulan jika Alquran dalam menyerukan perintah sholat dengan kata ini. Redaksi aqimu al-sholah wa atu al-zakah (dirikanlah sholat dan keluarkanlah zakat) adalah redaksi yang sering kita baca dam dengarkan. Memang demikianlah Allah memerintahkan hambanya untuk mendirikan sholat. Disini Alquran tidak menggunakan redaksi 'amilu al-shalat..' (lakukanlah sholat..)', mengapa demikian, karena konskuensi yang dihasilkan dari kedua redaksi ini berbeda. Redaksi 'amilu al-shalat' mengandung makna perintah sholat hanya dilaksanakan satu kali saja. Hal ini berbeda dengan redaksi yang menggunakan 'aqimu al-shalat' yang memiliki konskuensi untuk menjaga sholat dalam istilah yang lain diwajibkan melakukan sholat secara istiqomah.
Kembali pada judul di atas. Istiqomah jika kita bisa melakukannya akan ada power bagi kehidupan kita. Istiqomah itu berat dan perlu perjuangan, jika ringan itu bukan istiqomah namanya, tetapi 'istirahat'. Demikianlah tutur Prof. Naim. Saya juga meyakini bahwa dibalik keistiqomahan pasti ada power atau kekuatan didalamnya. Hanya saja terkadang saya belum bisa melakukannya. Tetapi perlu saya usahakan.
Saya sadar bahwa ada contoh konkrit keberhasilan seseorang berkat keistiqomahannya. Musalnya, di zaman kontemporer seperti ini yang notabene zaman digital banyak orang yang dikatakan sukses karena mampu mencapai ekonomi yang mapan. Hal itu dikarenakan keistiqomahannya. Para youtuber misalnya, baru-baru ini IShowSpeed seorang youtuber dari Paman Sam yang namanya populer di dunia karena keistiqomahannya dalam membuat konten-konten di youtube. Tak ayal dari situlah dirinya memiliki follower dari lintas benua. Tidak hanya populer, kini IShowSpeed memiliki penghasilan yang cukup lumayan.
Begitupun dalam bidang yang berbeda. Seorang penulis misalnya, nama-nama seperti Hamka, M.Quraish Shihab, KH. Bisri Musthofa, dan beberapa penulis era kontemporer yang saat ini nama-namanya kita kenal adalah mereka yang selaku istiqomah. Yakni istiqomah dalam menulis. Mustahil rasanya jika mereka tanpa keistiqomahan dalam menulis akan melahirkan banyak karya. M. Quraish Shihab misalnya, beliau setiap harinya menulis minimal sepuluh halaman dan sudah beliau lakukan selama bertahun-tahun. Kini beliau merasakan power dari keistiqomahannya.
Tulungagung, 21-26 September 2024

Komentar
Posting Komentar