Petuah Simbah

 




"Wong sugeh ra keno di mereni, wong mlarat ra keno dilarani" -Simbah-


Beberapa hari yang lalu, kondisi Wafa lagi tidak enak body. Siang malam batuknya tidak reda. Sudah dikasih sirup obat batuk masih saja batuknya belum sembuh. Saya dan istri coba cari-cari akar permasalahannya. Apakah sebelum batuk dia memakan makanan berminyak, sari manis atau yang lain. Setelah kami telusuri tidak ketemu. Berarti ada sebab yang lain. Saya sentuh beberapa anggota badannya, tampak terasa hangat. Baru dari sini kami memastikan, pasti dia dalam keadaan capek. Perlu di pijit-pijit badan.


Nah, untuk itu, saya dan istri perlu mengagendakan sebagian waktu untuk mengantarkan ke tukang pijit. Nah, kami tawarkan tu pada Wafa. Beberapa kali dia menolak. Gak mau dipijit. Hadeh. Kalo bocil sudah bilang tidak, ya bakalan tidak mau. Namun, si ibuk tidak pantang menyerah. Beberapa jurus dikeluarkan agar si Wafa mau diajak pijit. Mulai dari iming-iming diajak jalan-jalan, lihat-lihat ikan, dsb.


Naah..bujukan si ibuk berhasil. Wafa mau dipijitkan. Ok, lanjut kita cari jadwal. Kita pilih hari Minggu. Pas bukan hari aktif. 


Kami bertiga berangkat ke rumah Simbah pada sore hari, tepatnya pukul 3 sore. Tepat matahari mulai agak menyingsing. Suasana juga mendung, suasan jadi adem. Pas kalo untuk jalan-jalan di luar. 


Sepeda motor saya pacu menuju rumah Simbah. Alhamdulillah, sampai disana tidak ada antrian. Dan langsung saja. "Assalamualaikum" ucap si ibuk. "Waalaikum salam" jawab tuan rumah. "Mbahe tasek saget grendo mbak?" Tanya si ibu pada anaknya Simbah. "Tasek, monggo pinarak".


Simbah datang dan langsung saja kami masuk. Sembari Simbah menggelar tikar untuk memijit Wafa. Simbah sudah menyapa berbagai pertanyaan. Mulai bertanya asal kami, keluhan si Wafa, dan laen-laen.


Nah pas waktu mijit-mijit Wafa. Simbah banyak bercerita tentang beberapa langganan anak-anak yang diurut (dipijat). Termasuk juga dari tetangga-tetangga kami. 


Selain itu, Simbah juga memberikan petuah-petuah bagi kami. Terutama bagi orangtua baru seperti kami, tentang bagaimana cara merawat anak. Simbah sangat aware/terbuka sekali dalam hal ini. Beliau sering mengasih tips-tips bagaimana cara merawat anak dan lain sebagainya.


Satu hal lain, petuah Simbah yang sangat melekat dibenak saya. Karena ini berkait erat dengan situasi dan kondisi kami saat ini. Sambil melanjutkan mijit-mijit Wafa, Simbah dawuh "Wong sugeh ra keno di mereni, wong mlarat ra keno dilarani" makna bebasnya, kita tidak boleh iri sama orang kaya, tidak bisa juga membuat sakit hati kepada yang miskin. 


"Wong lek nglarani wong mlarat, bakal ketularan mlarat. Tapi wong lek mereni wong sugeh, urubg tentu iso ketularan sugeh" Orang-orang yang menyakiti hati orang miskin, biasanya akan kembali padanya. Ia juga akan miskin. Tetapi, jika orang yang iri pada orang kaya, belum tentu akan 'ketularan' menjadi kaya. Tambah Simbah.


Dawuh-dawuh beliau ini sangat realistis. Apa yang diucapkan memang banyak terjadi di masyarakat. Tentu hal ini menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi. Apalagi masalah ekonomi yang biasanya menjadi problem tersendiri bagi kebanyakan orang-orang yang baru menikah.


Memang terkait dengan rejeki, semua sudah ada jatah dari Yang Maha Kuasa. Yang sudah dipastikan sebagai orang kaya, usaha sekecil apapun akn menjadi wasilahnya menjadi kaya. Begitu juga sebaliknya, usha sekeras apapun jika memang takdirnya menjadi orang biasa juga akan seperti itu.

Tulungagung, 20-21 Februari 2024

Komentar

  1. Betul sekali. Rejeki sudah ada jatahnya masing2. Tidak bisa kita iri dengan jatahnya orang lain. Kalaupun jatah kita lebih banyak dr yg lain, tak boleh meremehkan yg lebih rendah. Nasihat yg bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. iy bu...terkadang kita sudah pernah dengar nasihat itu atau teoriya dari hasil bacaan, tetapi terkadang hanya melintas di kepala. masuk telingakanan keluar telinga kiri. Dan baru tersadar jika ada yang orang lain (untuk kesekian kalinya) menasihati hal yang sama. dan baru kali itu, mendengar nasihat simbah, hati saya tergerak...

      Hapus

Posting Komentar