Hari yang ditunggu telah tiba. Pengumuman Konferensi Moderasi Beragama Asia-Afrika, dan Amerika Latin (KMBAAAL) telah diumumkan. Tepat pada hari minggu, tanggal 13 Desember 2023. Setelah dipastikan lolos, saya langsung menghubungi panitia penyelenggara untuk mengkonfirmasi kehadiran. Alhamdulillah, saya akhirnya bisa masuk grup presenter.
Di grup ini, panitia memberikan informasi-informasi terkait konferen. Setelah kiranya semua presenter yang lolos telah bergabung dalam grup, barulah kemudian panitia mengirimkan undangan resminya. Terkait hari, tanggal, tempat sudah disediakan, dan persyaratan-persyaratan yang ditetapkan.
Tetapi ada saja cerita yang perlu saya tuliskan disini sebagai pengalaman yang taterlupakan. Jalan menuju konferen yang saya lalui tidaklah mudah. Ada saja kendala yang saya hadapi. Kendala itu pada 'surat tugas'.
Sebelumnya, saya mendaftar ke konferen ini dengan instansi almamater. Jadi, nama saya yang muncul disana juga terafiliasi dengan almamater saya.
Karena yang tercantum almamater itu, maka saya mencoba untuk menghubungi beberapa dosen saya yang sekiranya bisa memberikan pengarahan dan pencerahan. Setelah dikoordinasikan dengan pihak terkait (kabag), hasilnya nihil. Kabag tidak bisa memberikan surat tugas. Dengan alasan, saya sudah menjadi alumni. Saya pasrah. Jika tidak ada surat itu, saya bakal tidak jadi berangkat. Karena hanya dengan surat itulah sebagai modal untuk reimbursment segala akomodasi yang saya gunakan.
Memang, saya paham dengan alur setiap konferen. Pasti ada pertanyaan afiliasi tempat mengajar atau mengabdi. Ini yanh selama ini menjadi problem bagi saya. Sampai saat ini, saya juga belum atau sedang menunggu tempat yang tepat untuk bernaung.
Tetapi saya berpikir, untuk menjadi seorang penulis, periset apakah harus memiliki afiliasi atau instansi yang mengikat. Saya hanya ingin menyalurkan hobi. Riset dan menulis, itu saja. Tetapi tampaknya akn kesulitan untuk mengembangkan hobi saya itu.
Kembali ke problem awal tadi. Upaya demi upaya telah saya lakukan. Koordinasi sana sini, dan sebagainya. Hingga pada akhirnya Allah memberikan jalan terang. Pesantren tempat saya mengabdi bisa dijadikan sebagai solusi untuk membuatkan surat tugas itu.
Dari sini saya dapat belajar, bahwasnya perjuangan pada akhirnya tidak pernah mengkhianati hasil.
Tulungagung-Bandung, 19-22 Desember 2023

Komentar
Posting Komentar