Oleh: Thoriqul Aziz
Hari ini, Jumat 11 Desember 2020 merupakan hari dan menjadi momen yang membahagiakan. Karena pada hari ini saya mwmutuskan untuk mengisi waktu full untuk bersama keluarga. Hari ini saya pilih karena di hari-hari kemarin saya disibukkan dengan berbagai pekerjaan yang cukup lumayan menguras waktu dan tenaga. Beberapa pekerjaan penting harus saya selesaikan pada hari itu juga, oleh karena itu pekerjaan itu sangat melelahkan. Meskipun demikian saya tetap mensyukuri kesibukan yang saya alami dan menjalaninya dengan santai.
Beberapa kesibukan tersebut: Pertama, membantu mempersiapkan akreditasi jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) di program pascasarjana IAIN Tulungagung. IAT merupakan program studi yang saya pilih untuk memperdalam pengetahuan terkait dengan Alquran. Tidak hanya dalam pendidikan magister, di strata 1 saya juga memilih jurusan ini. Sehingga ketika prodi IAT menghadapi akreditasi, dimana "harga diri" prodi ini dipertaruhkan, saya sebagai salah seorang yang dibesarkan dari prodi tersebut merasa bertanggungjawab untuk 'membela' prodi ini untuk menjadi lebih baik kedepannya.
Kedua, kesibukan sebagai panitia Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL). PTSL merupakan salah satu program dari pemerintahan pak Jokowi untuk melegalkan tanah yang dimiliki oleh semua masyarak Indonesia yang dibuktikan dengan adanya sertifikat tanah. Di PTSL saya bertugas sebagai tim IT dengan beberapa rekan saya dari desa. Tugas tim IT ialah mengentri data-data para pemohon sertifikat yang meliputi identitas pemohon sesuai dengan yang teecantum di kartu tanda penduduk (KTP), pipil pajak, serta kelengkapan yabg lainnya. Pemohon sertifikat atau biasa disingkat dengan K1 yang harus kami entri sebanyak 2000 pemohon. Jadi tidak usah dibayangkan hal ini kejaan yang bagaimana, tetapi dijalani dan dilakukan saja. Kesibukan ini insya Allah akan terus berlangsung sampai keluarnya sertifikat para pemohon, bulan Marer 2021.
Ketiga, kesibukan sebagai Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Tanggal 9 Desember 2020 adalah tanggal dimana di sebagian besar daerah di Indonesia melaksanakan pesta rakyat, pesta demokrasi, pemilihan kepala daerah. Kebetulan di daerah saya juga menyelenggarakan pesta ini, pemilihan bupati dan wakil bupati Kediri. Dalam pilkada ini, saya diajak untuk membantu menjadi salah satu panitianya dan saya diberi mandat sebagai KPPS 1 di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa saya. Akhirnya, segala persiapan harus saya lakukan bersamaan dengan kesibukan-kesibukan di atas. Dan alhamdulillah pekerjaan ini telah terlewati.
Dalam menjalani kesibukam-kesibukan itu, saya harus pandai-pandai membagi waktu agar semua pekerjaan dapat dikerjakan. Akhirnya saya menjadwal borang di pagi hari sampai sore. Pekerjaan borang saya lakukan di kampus IAIN Tulungagung. Kemudian setelah isyak saya melanjutkan pekerjaan di PTSL yang saya kerjakan di swkretariat desa di Kediri. pekerjaan ini saya lakukan sampai pukul 11 terkadang pukul 12, bahkan sampai pukul 1. Sungguh pekerjaan yang tidak bisa dibawangkan.
Dari berbagai kesibukan di atas telah menyita banyak waktu saya untuk bersama keluarga. Pada hari-hari itu saya sangat jarang untuk "hidup" bersama dengan istri dan anak. Hari demi hari hanya disibukkan dengan pekerjaan dan kesibukan lain yang juga cukup melelahkan. Oleh karena itu pada hari ini saya menyempatkan waktu sehari khusus untuk keluarga (family time).
Adapun kegiatan hari ini saya fokuskan untuk "mengambil alih" peran istri dalam mengasuh anak, hanya minus "mengasi" yang tidak bisa saya lakukan, hee. Sebelumnya perkenalkan nama anak saya, Irsyadul Wafa Almahendra Aziz, nama panggilannya Wafa. Pertama saya awali dengan mengajak JJP (jalan-jalan pagi) anak saya yang masih berumur sekitar empat bulan. Saya merasa cukup bahagia bisa menggendongnya, berjalan-jalan di sekitar rumah sambil menikmati pemandangan depan rumah. Kerena bertepatan rumah mertua saya mewah (mepet sawah, hiks) jadi pemandangan yang disajikan hanya tanaman persawahan.
Setelah hampir setengah jam, saya memutuskan kembali ke rumah karena Wafa juga sudah merasa haus dan harus segera saya berikan istri. Setelah di asi, ternyata si Wafa malah tertidur, padahal dia belum mandi..hehe. Tidak apalah namanya juga balita. Sementara si dia tidur, tugas saya selanjutnya ialah mencuci. Pekerjaan ini wajib dilakukan setiap hari. Karena pasti, baju yang dipakai selama satu malam, kalo tidak terkena 'pip' juga terkena 'pup'. Sehingga mencuci pakaian si Wafa sudah menjadi rutinitas keseharian. Mencuci sudah selesai.
Tugas kemudian menunggu Wafa bangun. Setelah bangun, baru dimandikan. Jangan dimandikan ketika masih tidur, kasian nanti dianya. hehe. Tugas ini sangat jaranh saya lakukan. Berbeda dengan mengganti popok atau celana. Karena sebelum-sebelumnya saya belum berani memandikan dia, mengingat badannya masih lentur sehingga dikawatirkan terkilir atau insiden lainnya. Akan tetapi saat ini badannya sudah cukup lumayan kuat, sehingga saya memberanikan diri untuk memandikannya. Tidak hanya mandi pagi, sore harinya saya "dipaksa" untuk memandikannya lagi. Tak apalah, kan memang family time.
Tugas lainnya kemudian momong, yang ternyata harus punya pikiran yang ekstra. Karena pada saat momong, saya dipaksa untuk "ngomong swndiri". Hal ini penting, selain untuk menenangkan si anak juga untuk melatih komunikasi si anak. Akhirnya, apapun saya ucapkan, mulai dari peristiwa atau benda-benda di sekitar. Ternyata, hal ini cukup melelahkan juga. Tidak hanya itu, kelelahan lain ketika si anak tidak mau ditidurkan atau diajak untuk duduk dan hanya minta digendong sambil jalan-jalan. Hmm,,,sudah pasti tau rasanya bagaimana. Saya jadi teringat, bagaimana kalau si Ibunya melakukan setiap hari. Hanya doa yang bisa saya lakukan, semoga Ibuk selalu diberikan kesehatan dan kesabaran.
Menit demi menit dan jam demi jam ternyata sudah terlampaui. Hari ini saya merasa lelah, namun terbayarkan dengan waktu yang oenuh bersama keluarga. Lewat canda tawa istri dan anak, serasa dunia miliki bertiga..heee. Momen seperti ini penting bagi yang sudah berkeluarga, karena yang belum berkwluarga paati belum merasakannya (pastilah) hikz. Selain karena, pekerjaan yang gajinya untuk keperluan keluarga juga untuk menambah kedekatan dan keharmonisan rumah tangga.
Demikian cerita saya hari ini, mana ceritamu?😅
#Tulungagung, 11 Desember 2020
Wah aktivitas yang sangat padat ya...memang family time sangat diperlukan apalagi kesibukan yang begitu padat ini butuh me time bersama keluaraga. Semoga visitasinya lancar ya...jangan smpai ada pemdamn listrik sperti saya dulu saat membntu akreditasi di PGMI S2
BalasHapuslumayan bpk..sglnya akan terasa indah jika disyukuri dan dijalani dg penuh kegembiraan..aamiin..trimaksih doa dan share pnglmnya pk..sukses sll
Hapus