Kopdar SPK Ke 9 Bondowoso: Persiapan Awal

 Thoriqul Aziz


Tanggal 6 Agustus 2022 saya (dan kawan-kawan SPK Tulungagung) mendapat undangan kopdar di Bondowoso. Sebuah kota yang berada di bagian timur pulau Jawa. Secara geografis letak kota ini berada di utara kota Jember. Sebelah barat kota Banyuwangi. Sebelah selatan kota Situbondo dan sebelah timur kota Probolinggo. 


Jujur saya belum pernah berkunjung di kota itu. Ini merupakan kunjungan saya yang pertama di kota tapal kuda itu. Karena ada acara kopdar ini, saya bersyukur bisa berkunjung ke kota tersebut. Jadi menambah daftar kunjungan saya semasa hidup ini. Karena, entah kapan lagi akan berkunjung ke kota itu. Kalau tidak ada suatu kegiatan atau acara. Karena saya juga tidak punya kawan ataupun saudara yang bisa dikunjungi disana.


Kesan pertama saya berkunjung ke kota ini, pasti senang. Ini pengalaman yang mengesankan. Selama perjalanan, saya sangat menikmatinya. Apalagi rute yang ditempuh belum pernah saya lalui. Tentu ini menjadi hal menarik bagi saya. 


Start mulai pemberangkatan dari kampus tercinta, UIN SATU. Sebelumnya, saya telah melakukan persiapan dari rumah yang berada di Campurdarat. "Rumah baru" yang saya tempati. Pukul sembilan pagi lebih seperempat, saya bertolak ke kampus mengendarai vario. Perkiraan waktu dari rumah sampai di kampus sekitar tiga puluhan menit. Jika saya berangkat jam demikian, perkiraan sampai pukul sembilan empat puluh lima menit.


Saya sengaja berangkat dari rumah lebih awal. Sebagaimana kesepatakan pemberangkatan dari kampus pukul sepuluh tepat.Saya berusaha on time. Saya berkendara dengan santai, tidak tergesa-gesa. Karena memang waktu yang saya perkirakan tidak akan terlambat. Alhamdulilah, tidak sesuai perkiraan. Saya tiba di depan gedung kampus pukul sembilan lebih lima puluh menit. Terlambat lima menit, dari perkiraan saya. Tapi masih ada sisa waktu sepuluh menit dari kesepakatan. 


Saya masuk kampus, kendaraan saya pacu menuju tempat parkir di depan rektorat. Saya ambil hand phone membuka grup kopdar. Belum ada informasi. Ada pesan masuk dari Alfin. Dia ternyata sudah datang terlebih dahulu. Dan tidak saya kira, ternyata berada disamping saya. Karena memang dia masih pakai helm. Jadi saya tidak mengenalinya.


Setelah saling sapa, buka hand phone ada pesan masuk di grup. Lokasi "miqot" berada di depan gedung LP2M. Yang saya tahu, gedung LP2M berada di utara rektorat. Karena tampak disana ada proyek pembangunan.  Saya tidak tahu, LP2M pindah gedung yang sebelah mana. Untungnya, Alfin sudab tahu lebih dulu. 


Pada saat yang bersamaan, terlihat datang dari pintu gerbang kampus. Saya dan Alfin menunggu sebentar lalu berjalanlah kami bersama menuju kantor LP2M. Sampai disana, armada telah siap. Mobil elp warna hijau. Tampak disana sudah ada mas Fahru bersama mas sopir yang datang lebih dulu.


Sampai di lokasi, pada saat yang bersamaan bu Siti Rodiyah juga tampak berjalan dari selatan menuju armada. Tidak berselang lama pula, Prof. Naim keluar dari kantornya. Langsung saja, saya menyapa dan sungkem pada beliau. Lalu diikuti kawan-kawan lain. 


Waktu ternyata menujukkan pukul sepuluh lebih lima belasan menit. Tetapi armada masih belum diberangkatkan. Ternyata ada kawan lain yang harus ditunggu. Pak Habib, masih di perjalan menuju lokasi. Beliau hadir agak terlambat. Saya dan kawan-kawan sudah lumayan menunggunya. Mas Habib sudah datang, so kita persiapan akan berangkat. Barang bawaan sudah kami masukkan. Akan tetapi disaat yang sama tampak ada beberapa orang menuju rombongan kami. Prof. Naim menyapa, ternyata itu tamu beliau. 


Karena ada tamu, pemberangkatan diundur sedikit. Beliau menjamu tamu tersebut. Tamu yang tampak datang dari jauh. Tentu ada hal penting dalam pertemuan itu. Tidak berselang lama, para tamu pamitan. Kami pun bersiap kembali untuk pemberangkatan. Waktu juga sudah menunjuk pukul sebelas lebih sedikit. Qiraat Alquran sudah mulai didendangkan dari beberapa masjid sekitar kampus. Karena hari itu tepat hari Jumat. 


Ketika semua sudah siap. Pak sopir akhirnya menancap gasnya. Bismillah, kami pun berangkat dengan penuh harap keselamatan bagi kita semua.


bersambung...

Tulungagung, 07 Agustus 2022

Komentar